Lari untuk Tulang Lebih Sehat

Anda sedang menggemari olahraga lari yang kini sedang trend? Selain bisa bikin Anda lebih eksis, olahraga lari juga bermanfaat dalam menjaga kepadatan dan kekuatan tulang. Sebab, lari termasuk salah satu jenis olahraga yang sifatnya memberi tekanan pada tulang dan otot secara terus menerus dalam waktu cukup lama.

Saat kaki menyentuh tanah dan mendorong tubuh melaju ke depan, otomatis akan memberi tekanan pada tulang. Tekanan yang muncul saat berlari lebih besar daripada saat Anda melangkah. Ketika tekanan itu terjadi, pasukan osteoblas segera dikirim untuk melindungi tulang. Proses ini kemudian memicu proses remodeling tulang, membuat tulang lebih padat dan kuat dalam menghadapi tekanan lain di kemudian hari.

Frekuensi adalah kuncinya

Agar tulang mendapatkan manfaat positif dari kegiatan lari, Centers for Disease Control and Prevention menyarankan orang dewasa untuk melakukan olahraga dengan instensitas sedang seperti joging selama 150 menit setiap minggu.

Tidak kekurangan juga tidak berlebihan adalah kunci untuk mendapatkan manfaatkan olahraga ini bagi tulang. Menurut The U.S. Sports Academy lari yang berlebihan (rute lebih dari 30 kilometer per minggu) bisa memicu produksi kortisol secara berlebihan. Gawatnya, hormon ini dapat mengurangi kepadatan tulang.

Tingkatkan Intensitas

Untuk meningkatkan tekanan pada tulang, akan lebih baik lagi jika Anda berjalan menaiki tangga atau mendaki, atau bahkan berlari. Penelitian yang dilakukan ahli di University of Exeter, Inggris, dan telah dipublikasikan dalam International Journal of Epidemiology (2017) menemukan, setiap menit dari latihan berintensitas tinggi, seperti lari, dapat memberi kontribusi positif bagi kepadatan tulang.

Namun, perlu diingat juga bahwa lari saja tidak cukup untuk menjaga kesehatan tulang. Sebagaimana disampaikan oleh United States Sports Academy, lari memiliki manfaat bagi kesehatan tulang, terutama bagian bawah tubuh seperti kaki. Sementara, untuk menguatkan tulang pada tubuh bagian atas dan pergelangan tangan, misalnya, Anda disarankan untuk juga melakukan latihan angkat beban menggunakan alat atau dengan menahan berat tubuh sendiri.

Referensi:

https://www.sciencedaily.com/releases/2009/02/090227080005.htm
http://www.exeter.ac.uk/news/featurednews/title_595360_en.html
https://saveourbones.com/walking-vs-running-which-is-better-for-your-bones/
https://americanbonehealth.org/exercise/is-walking-good-for-bone-health/

AUG,8th,2018
Artikel Terkait