Nutrisi Utama untuk Ibu Hamil

Saat hamil, apa yang Anda makan akan memengaruhi Anda dan janin di kandungan. Sebab, janin hanya mendapat nutrisi dari asupan yang Anda makan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan.

Anda wajib mengonsumsi makanan yang memang akan memberikan efek baik bagi Anda dan si calon bayi. Dengan begitu, Anda akan tetap sehat selama kehamilan, dan calon bayi pun dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Setiap hari, pastikan Anda mengonsumsi makanan yang mengandung zat gizi makro (seperti karbohidrat, protein, dan lemak) serta mikro (vitamin, mineral). Ada beberapa nutrisi yang sangat Anda perlukan selama kehamilan, sehingga kebutuhan tubuh terhadap zat-zat gizi tersebut cukup besar. Berikut 4 jenis nutrisi yang paling diperlukan oleh ibu hamil:

Protein

Zat gizi makro ini sangat penting bagi pertumbuhan jaringan tubuh, termasuk otak janin. Protein juga membantu perkembangan payudara dan rahim selama kehamilan. Berkat protein, suplai darah juga bisa berjalan mulus dari tubuh ibu ke janin.

Dalam sehari, setidaknya Anda perlu mengonsumsi 3 porsi protein. Beberapa makanan yang kaya akan protein dan baik bagi ibu hamil antara lain, daging tanpa lemak, daging ayam, salmon, polong-polongan, kacang-kacangan, dan keju.

Kalsium

Janin di kandungan membutuhkan kalsium dalam jumlah banyak untuk pembentukan tulang tubuhnya. Karena itu, kebutuhan kalsium Anda selama kehamilan meningkat menjadi 1.200 - 1.300 mg per hari. Bila Anda tak dapat mencukupi kebutuhan tersebut, janin akan mengambil kalsium dari tulang Anda. Bila kondisi ini dibiarkan terus, kepadatan tulang Anda akan berkurang. Anda pun menjadi berisiko mengalami pengeroposan tulang atau osteoporosis.

Untuk mencukupi kebutuhan kalsium tersebut, pastikan Anda mengonsumsi makanan tinggi kalsium, seperti susu dan produk olahannya, sayuran berdaun hijau, atau makanan yang diperkaya dengan kalsium. Bila perlu, Anda dapat mengonsumsi suplemen kalsium. Pilihlah yang aman bagi ibu hamil, seperti CDR. Selain sudah terpercaya sebagai suplemen kalsium, CDR juga mengandung nutrisi lain, seperti vitamin C, D, dan B6 yang baik bagi tulang Anda.

Folat

Folat atau yang juga dikenal dengan asam folat memiliki peran penting pada perkembangan saraf janin pada otak dan juga pertumbuhan sumsum tulang belakangnya. Asam folat juga dapat mencegah terjadinya bibir sumbing dan kelainan jantung pada bayi. Jenis vitamin B ini juga membantu mencegah keguguran pada awal kehamilan.

Ibu hamil memerlukan asam folat 600-800 mikrogram setiap hari. Makanan yang mengandung banyak asam folat antara lain, kacang polong, jeruk, asparagus, bayam, brokoli, dan produk gandum. Biasanya, dokter kandungan juga akan meresepkan multivitamin folat dengan dosis tertentu untuk memastikan kebutuhan ibu hamil tercukupi.

Zat besi

Bersama dengan sodium, potasium, dan air, zat besi melancarkan proses peredaran darah di tubuh. Zat besi memastikan bahwa Anda dan janin mendapat suplai oksigen yang cukup. Selain itu, zat besi juga dapat mencegah bayi terlahir prematur atau dengan berat badan rendah.

Dalam sehari, setidaknya ibu hamil membutuhkan 27 mg zat besi. Untuk mencukupi kebutuhan tersebut ibu hamil bisa mengonsumsi makanan seperti, daging merah, hati ayam atau sapi, bayam, telur, kerang, dan kismis. Bila perlu, dokter kandungan akan merekomendasikan konsumsi suplemen zat besi agar selama hamil Anda tidak mengalami masalah kekurangan zat besi.

Referensi:

http://www.ayahbunda.co.id/kehamilan-gizi-kesehatan/6-kandungan-gizi-harian-wajib-saat-hamil

AUG,8th,2018
Artikel Terkait